![]() |
| Majalah Story edisi 47 Sumber foto: Majalah Story Edisi 47 |
Waktu itu aku
lagi suntuk. Untuk menghilangkan kesuntukan, aku berselancar di dunia maya. Tak
lupa, aku pasti membuka yang namanya facebook. Semula kuhiraukan tanda merah di
bagian inbox, aku lebih tertarik membuka pemberitahuan aktifitas. Setelah
mengecek pemberitahuan aktifitas, barulah aku beranjak ke inbox, buaaahhhh! Aku
langsung kaget waktu melihat inbox, si pengirim namanya Reni Erina. Aku tahu
nama itu, dari Majalah Story. I was so excited!
Dengan rasa
penasaran aku buka inbox, benar, dari redaktur Majalah Story, Reni Erina
langsung. Dengan perasaan dag dig dug aku baca isi surat itu. Wah, ternyata
cerpenku masuk waiting list, artinya akan diterbitkan bila lolos
persyaratan. Alhamdulillah cerpenku lolos dan akhirnya tampil di Majalah Story
edisi 47. Aku sangat bahagia, ini pencapaian pertamaku di media nasional,
Majalah Story edisi 47, majalah bersejarah bagiku. Terima kasih Story, dan
terima kasih pada ilustratornya, gambarnya lucu.
![]() |
| Ilustrasi untuk cerpenku di Majalah Story Sumber foto: Majalah Story Edisi 47 |
Dan jrenggggg, profilku
masuk majalah. Yeay bersiap dapat honor perdana dari Majalah Nasional. Asiikkk!!!
![]() |
| Profilku di Majalah Story edisi 47 Sumber foto: Majalah Story Edisi 47 |
Sumber tulisan:
Dokumen pribadi
Dokumen pribadi



Meskipun kini Story sudah tak ada, tetap semangat menulis ya.
ReplyDeleteSenang membacanya :)
:( Sedih Story sudah tidak terbit lagi, tetapi akan selalu dan tetap ada tempat spesial di hati buat Majalah Story. Insya Allah, semangat yang disuntikkan Story gak padam, masih terus mencoba menulis-menulis dan menulis. Terima kasih, Mbak Erin dan Tim Story sudah berkenan membuat karyaku sempat nampang di Story. Hehe :)
Delete